July 2018 - Blog Q

Tuesday, July 3, 2018

Sebuah Alternatif Diet dengan Sayuran
July 03, 20180 Comments
Apa yang membuat sayuran unggul ?
Tidak jarang pertanyaan ini menggantung ketika seseorang dihadapkan pada meu diet. Ya,dalam penurunan berat badan, sayuran menjadi menu wajb. Kandungan vitamin, mineral, dan serat yang kaya membuat sayuran menjadi rekomendasi banyak akar gizi. Melihat kandungan gizi sayuran, kini marak istilah plant-based diet.

Istilah ini lekat dengan pola makan yang mengunggulkan bahan makanan dari tanaman pangan atau tumbuh-tumbuhan. Termasuk didalamnya adalah aneka sayuran, sereal, biji-bijian, dan buah-buahan, tetapi tanpa tambahan sumber makanan hewani. Banyak yang mengidentikkan Plant-blased diet dengan pola makan vegetarian.

Mengapa sayuran menjadi menu utama saat diet ? Sederhananya, sayuran dan sumber bahan pangan nabati lainnya mengandung banyak mineral penting yang dibutuhkan tubuh. Misalnya, kalium, zat besi, magnesium, kalsium, dan potasium. Berbagai vitamin seperti vitamin A, C, E dan K banyak terdapat dalam sayuran dan bahan pangan nabati. Sementara itu, serat didalamnya akan membantu memperlancar sistem pencernaan.

Sebuah riset di Amerika Serikat menunjukkan, diet selama 4 minggu dengan cara mengonsumsi sayuran dan bahan pangan nabati dapat membantu mengurangi berat badan. Selain itu, tekanan darah menjadi lebih stabil, kolesterol menurun, dan kinerja insulin lebih baik. Dengan jumlah kolesterol yang semakin rendah, tekanan darah normal, dan kadar gula darah terjaga, kondisi jantun pun semakin terbebas dari risiko gangguan sejumlah penyakit.

Meskipu menimbulkan hasil yang positif untuk tubuh, diet dengan banyak mengonsumsi bahan pangan nabati tidak selalu mudah bagi setiap orang. Disinilah tantangan untuk menjalankan diet berbasis tanaman sayuran dan buah ini. Godaan ayam goreng, sate, gurame asam manis dan menu-menu berprotein hewani lainnya memang lebih menggugah selera. Namun, ingatlah komitmen dalam berdiet.

Sayuran, buah, dan biji-biian terlihat tidak menarik. Namun, anda bisa mencari resep untuk mengakali cara pengolahan bahan pangan ini. Susurilah halaman-halaman web melalui situs pencari untuk mendapatkan menu-menu sayuran dan bahan pangan nabati yang tidak hanya nikmat, tetapi juga sehat.

Jika ini terlihat tidak menyenangkan, tetaplah berfikir positif demi kesehatan. Anda bisa memulainya sedikit demi sedikit. Misalnya, tambahkan porsi sayuran dan buah hingga mencapai 50% dari satu set menu makan. Minggu berikutnya, tambahkan porsi sayuran dan buah hingga mencapai 75% dari satu set menu makan, dan tingkatkan porsi ini untuk seterusnya. Perlahan-lahan, Anda akan mulai terbiasa mengonsumsi sayuran, buah, dan bahan pangan nabati lainnya.

Bila ingin diet lebih sukses, jangan lupa untuk berolahraga atau melakukan aktivitas fisik. Istirahatlah dalam durasi waktu yang cukup. Dalam satu bulan, Anda bisa melihat hasilnya. Jika pola ini diterapkan terus-menerus, Anda akan mendapatkan gaya hidup yang sehat.
Reading Time:

Sebuah Alternatif Diet dengan Sayuran

Apa yang membuat sayuran unggul ? Tidak jarang pertanyaan ini menggantung ketika seseorang dihadapkan pada meu diet. Ya,dalam penurunan b...

@way2themes